Alat Musik Geundrang

√7 Alat Musik Aceh Lengkap Gambar, Penjelasan & Fungsinya

Alat Musik Aceh – Tahukah anda kota di Indonesia yang dijuluki dengan Serambi Mekah ?yah, kota Nanggro Aceh Darussalam yang terletak di paling barat negara Indonesia. Nanggro Aceh Darussalam merupakan kota yang memiliki banyak peninggalan kebudayaan dan juga tradisi dan tentunya tidak lepas alat musik yang ada di sana.

Nanggro Aceh Darussalam juga merupakan wilayah yang luas di Indonesia dengan penduduk kira-kira empat ribu jiwa. Aceh juga termasuk wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Kebudayaan seperti alat musik di Aceh juga terdiri dari yang tradisional sampai dengan modern.

Macam-Macam Alat Musik Tradisional Aceh

Indonesia sendiri merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam budaya dan setiap wilayah memiliki budaya yang khas atau menjadi ciri wilayah tersebut. Salah satunya Aceh yang memiliki banyak budaya dan kesenian tari-tarinya. Kesenian tersebut pastinya akan di dukung dengan alat musiknya.

Baca juga » Alat Musik Ritmis

Berikut ini beberapa alat musik aceh yang tradisional maupun yang modern.

Alat Musik Arbab

Alat Musik Arbab

musik.factualnews.co

Arbab merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Aceh dan dibuat dengan bahan dari alam. Bahan untuk membuat alat musik ini adalah dari terumpung kelapa, kulit kambing, kayu dan juga dawai. Selain itu ada juga bagian penggesernya yang terbuat dari kayu, rotan, atau menggunakan serat tumbuhan.

Dua bagian yang ada pada alat musik ini yang pertama instrumen induknya yang disebut dengan arbab dan juga penggesernya yang disebut Go Arbab. Alat musik ini dimainkan dengan cara di gesek, butuh waktu untuk bisa memainkan arbab ini harus ada kesabaran dan ketekunan dalam memainkannya.

Alat musik ini diyakini dulunya merupakan peninggalan sejarah dari bangsa Belanda. Sebagian besar alat musik ini berkembang di daerah Pidie, Aceh besar dan Aceh Barat. Sayangnya alat musik ini sekarang sudah jarang ditemui di daerah Aceh karena sudah banyak yang tidak menggunakannya lagi.

Bangsi Alas

Alat Musik Bangsi Aceh

silontong.com

Jika tadi kita sudah membahas alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara digesek kali ini kita akan membahas alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini dibuat dari bambu dan banyak dijumpai di daerah Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Suara yang dihasilkan dari alat musik ini sangat merdu.

Membuat bangsi dengan mengeluarkan suara yang merdu cukup sudah membuatnya dan biasanya dikaitkan dengan hal mistik. Cara membuanya yaitu bangsi yang sudah siap di rakit, dibuat pada saat ada orang yang meninggal di disekitar desa tersebut kemudian dihanyutkan ke sungai.

Setelah dihanyutkan ke sungai bangsi tersebut dibiarkan mengalir tetapi tetap diikuti. Setelah itu jika bangsi sudah berhenti di ambil oleh anak-anak dan kemudian diambil lagi oleh sang pembuat bangsi. Alat musik ini juga termasuk alat musik tradisional yang sudah jarang ditemui lagi di daerah Aceh.

Alat Musik Canang

Alat Musik Canang

senibudayaku.com

Alat Musik ketiga yang akan dibahas adalah canang. Canang merupakan alat musik tradisional yang masih banyak dijumpai di daerah Aceh. Alat musik ini juga memiliki nama yang berbeda di wilayah lain. Mungkin yang sering kita dengar di telinga alat musik ini hampir sama dengan alat musik kecapi.

Hampir semua alat musik memiliki fungsi untuk mengiringi tarian ataupun nyanyian. Sama halnya dengan alat musik ini juga biasa dimainkan untuk mengiringi tarian-tarian tradisional yang berasal dari Aceh. Canang ini juga bisa dimainkan sebagai hiburan anak-anak gadis yang sedang bersantai ataupun pak tani yang sudah selesai melakukan pekerjaannya di sawah.

Alat Musik Geundrang

Alat Musik Geundrang

id.wikipedia.com

Setelah kita membahas alat musik yang dimainkan dengan cara digesek dan ditiup kali ini kita akan membahas alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul. Yah, geundrang yang merupakan alat musik tradisional dan banyak dijumpai di daerah Aceh besar dan pesisir Aceh.

Alat musik ini bisa dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan ataupun dengan kayu. Alat Musik ini merupakan pelengkap tempo dari musik tradisional Aceh. Penting yang harus kita lakukan adalah dengan menggunakan alat musik daerah masing-masing agar alat musik tersebut tetap terjaga kelestariannya.

Taktok Trieng

Alat Musik Taktok Trieng

wadaya.rey1024.com

Alat musik yang satu ini terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini banyak dijumpai di daerah Pidie, Aceh Besar dan juga kabupaten yang ada di Aceh. Alat musik ini ada dua jenis yaitu yang biasa digunakan di langgar-langgar dan juga di tempat lain yang dipandang pantas untuk meletakkan alat musik tersebut.

Alat musik ini juga sering dimainkan di sawah yaitu dimanfaatkan oleh petani untuk mengusir burung ataupun serangga lain yang akan mengancam sawah. Caranya yaitu dengan menghubungkan alat musik ini ke gubug dengan tali kemudian dipukul pasti burung atau serangga-serangga lain akan merasa takut dengan suaranya.

Alat Musik Rapai

Alat Musik Rapai

iloveaceh.tumblr.com

Alat musik rapai merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara di pukul. Konon alat musik ini merupakan alat musik yang berasal dari Irak (bahdad) yang di bawa oleh salah satu ulama ke Aceh dan kemudian sering dimainkan dan menjadi alat musik khas yang digunakan untuk mengiringi tarian.

Bisanya alat musik ini dimainkan oleh 8 sampai dengan 12 orang dan pemainnya disebut dengan rapai. Fungsi alat musik ini adalah untuk mengatur tempo dan juga tingkatan irama. Jenis rapai ada beberapa yaitu rapai gantung, rapai macam dan juga rapai kisah atau rapai pilot rapai anak.

Bentuk dari jenis rapai tersebut juga berbeda-beda ada yang berbentuk seperti tempayan atau panci yang bagian atasnya ditutup dengan kulit hewan dan bagian bawahnya kosong. Alat musik ini juga bisa dimainkan secara individu maupun berkelompok atau digabungkan dengan alat musik yang lain.

Alat Musik Bereguh

alat musik Bereguh

steemit.com

Alat musik bereguh merupakan jenis alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini terbuat dari kulit kerbau dan banyak dijumpai di wilayah Aceh Besar, Pidie, dan juga Aceh Utara. Banyaknya nada yang dihasilkan dari bereguh tergantung dari bagaimana seorang pemain meniupnya.

Fungsi dari bereguh yaitu sebagai alat komunikasi terutama pada saat kita hutan atau berjauhan dengan orang lain. Sekarang ini bereguh sudah jarang sekali dimainkan oleh masyarakat sehingga alat musiknyapun sudah untuk ditemukan lagi.

Berikut beberapa alat musik yang berasal dari Aceh sebenarnya masih banyak yang lainnya. Apapun alat musiknya kita harus mau belajar untuk mau memainkannya sehingga kita bisa menjaga kelestarian alat musik yang d di sekitar kita.

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan budaya dan masing-masing wilayah pasti memiliki kekhasan tersendiri. Mari kita jaga dan kita lestarikan budaya, alat musik dan lainnya yang ada di wilayah sekitar kita agar tetap terjaga dan bisa dimainkan oleh anak cucu kita nantinya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat, sekian terimakasih.

Leave a Reply