Perang-Diponegoro-Jilid-2

Biografi Pangeran Diponegoro Beserta Periode Penting Perjuangannya

Biografi Pangeran Diponegoro – Pangeran Diponegoro dalam sejarah bangsa Indonesia memiliki kedudukan yang cukup penting. Sebagai bagian dari keturuan keraton Yogyakarta memegang peran strategis dalam melakukan perlawanan terhadap Belanda. Perlawanan tersebut dikenal dengan nama perang diponegoro.

Berlangsung selama lima tahun perang diponegoro memberikan kerugian yang cukup besar bagi pihak Belanda. Meskipun pada akhirnya Pangeran Diponegoro harus diasingkan, sampai wafatnya. Namun perjuangannya tidak lantas berhenti begitu saja, perjuangan melawan Belanda diteruskan oleh para putranya.

Biografi & Silsilah Pangeran Diponegoro

Biografi-Pangeran-Diponegoro
tribunnews.com

Biografi Pangeran Diponegoro telah tertulis rapi dalam sebuah catatan yang dikenal dengan nama babad diponegoro. Babad ini menjadi sebuah peninggalan sejarah yang berharga. Bahkan pada tahun 2013 UNESCO ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia.

Dalam biografi Pangeran Diponegoro pada masa kecilnya banyak dihabiskan untuk menimba ilmu agama. Meskipun beliau adalah keturunan keraton, namun lebih senang tinggal di luar keraton untuk berbaur dengan masyarakat dan memperdalam ilmu keagamaan. Tegalrejo menjadi salah satu tempat singgah semasa hidupnya.

Tempat ini merupakan sebuah desa yang berdekatan dengan keraton Yogyakarta. Dulu, eyang buyut putri tinggalnya di sini yang terkenal dengan sebutan Gusti Kanjeng Ratu Tegalrejo, karena merupakan seorang permaisuri atau istri dari Hamengkubuwono 1.

Tahta keraton Yogyakarta setelah wafatnya Hamengkubuwono 1 dilanjutkan oleh Hamengkubwono 2, kemudian diteruskan Hamengkubuwono ke 3 yang memperistri seorang selir yang bernama R A Mangkarawati.

Dari pernikahan ini melahirkan putra pertama yang kelak menjadi pahlawan besar bagi bangsa Indonesia, namanya kecilnya adalah Raden Mas Ontowiryo. Beliaulah yang dikenal dengan nama Pangeran Diponegoro.  Lahir di Yogyakarta pada tanggal 17 november 1785.

Menurut beberapa catatan dalam biografi pangeran diponegoro, ada yang mengatakan beliau pernah menikah dengan sembilan perempuan. Sementara ada pendapat yang mengatakan istri beliu berjumlah tiga, yaitu Raden Ayu Ratnaningrum, Raden Ayu Ratnaningsih dan bendera Raden Ayu Antawirya.

Kedua pendapat bisa saja benar semua, karena Pangeran Diponegoro pernah menikah dengan Raden Ayu Citrowati. Beliau merupakan putri dari bupati madiun. Dari pernikahan ini lahirlah seorang putra yang bernama bagus singlon atau lebih dikenal dengan sebutan ki sadewo. Dalam kelanjutan biografi Pangeran Diponegoro, beliaulah yang kelak melanjutkan perjuangan ayahnya (Pangeran Diponegoro) melawan penjajah Belanda.   

Perjuangan Pangeran Diponegoro

Perjuangan-Pangeran-Diponegoro
bobo.gird.id

Perang Diponegoro jilid 1

Menurut beberapa catatan dalam penulisan biografi Pangeran Diponegoro disebutkan Perang diponegoro ini merupakan salah satu perang terbesar yang pernah terjadi di Jawa. Selama lima tahun, mulai dari tahun 1825-2830 pasukan dibawah Pangeran Diponegoro melawan penindasan yang dilakukan oleh Belanda. Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi terjadinya pecahanya perang diponegoro.

  1. Pada bulan mei 1825 Belanda dengan sengaja memasang patok untuk pembuatan jalan yang melewati makam leluhur pangeran diponogoro yang berada di Tegalrejo. Hal ini menjadi faktor utama penyebab terjadi perang tersebut.
  2. Belanda menerapkan sistem pajak dan melakukan monopoli perdagangan sehingga membuat rakyat semakin menderita. Hal ini dilakukan oleh Belanda untuk menutup kerugian yang dialami setelah kalah dalam perang napoleon pada saat di eropa.
  3. Tidak cukup dengan monopoli perdaganan saja, Belanda ingin mengusai seluruh kerajaan yang ada di nusantara pada waktu itu. salah satunya termasuk keraton Yogyakarta.
  4. Belanda berhasil membujuk Patih Danurejo. Beliau merupakan raja kesultanan Yogyakarta setelah wafatnya hamengkubuwono 4. Pada saat itu Belanda banyak mengubah tata aturan yang ada di keraton. Hal inilah yang kemudian menjadi salah pemicu perlawanan yang dilakukan oleh Pangeran Diponegoro.

Tokoh- tokoh yang Terlibat Perang bersama Pangeran Diponegoro

Pada pertempuran perang diponogoro banyak pihak yang terlibat didalamnya. Baik dari pihak pribumi maupun pihak Belanda sendiri. Namun setidaknya ada 6 tokoh penting yang bisa dimasukkan kedalam biografi Pangeran Diponegoro, meraka adalah orang-orang yang banyak terlibat dalam peperangan tersebut.

  1. Pangeran Diponegoro, beliau adalah pemimpin perang bagi penduduk pribumi. Berbagai dukungan dari rakyat semakin mengobarkan semangat dalam perang sabil. Nama ini dimaksudkan sebagai bentuk perlawanan terhadap kaum kafir.
  2. Paman Pangeran Diponegoro, gua selaraong menjadi markas utama bagi pangeran diponoegoro beserta pasukannya. Pemilihan tempat ini atas saran dari pamannya.
  3. Kyai Maja, beliau merupakan salah seorang ulama yang berasal dari Surakarta. Salah satu tokoh agama yang mendukung sepenuhnya dalam perang  diponegoro. Beliau berhasil mengajak 15 syekh, 11 kyai dan 31 haji untuk membantu Pangeran Diponegoro melawan Belanda.
  4. Jendral De Kock, adalah pemimpin perang diponegoro dari pihak Belanda. Beliau pernah menyuruh pasukannya untuk mengepung kediaman pangeran diponogoro, namun tidak berhasil. Peristiwa ini terjadi pada 20 juli 1825.
  5. Colonel kleerens, beliau adalah orang yang menyuruh Pangeran Diponegoro untuk singah di menorah untuk menunggu kedatangan Jendral De Kock dari Batavia. Peistiwa ini terjadi pada 16 febuari 1830.
  6. Gubernur jendarl Van Den Bosch, pada 30 april 1830 memutuskan untuk mengasingkan Pangeran Diponegoro beserta rombongan keluarga ke manado sulawasi.

Akhir dari Perang Diponegoro Jilid 1

Belanda melakukan berbagai upaya untuk bisa mengalahkan pasukan Pangeran Diponegoro. Belanda pada waktu itu melakukan sayembara penangkapan Pangeran Diponegoro dengan imbalan 50.000 gulden.

Sampai pada akhirnya Belanda mengunakan serangan perang modern dengan mengerahkan 23.000 orang serdadu. Berbagai siasat perang dilakukan oleh Belanda. Higga pada tahun 1827 Belanda menjepit pasukan pangeran diponerogo dengan  sistem benteng.

Selanjutnya pada tahun 1829 pimpinan spiritual pasukan diponegoro yaitu kyai mojo terbunuh oleh pasukan Belanda. Sampai kemudian ada beberapa pimpinan yang menyerahkan diri ke Belanda.

Tepat satu tahun setelah itu, Belanda mengajak berunding dengan pangeran diponogoro namun ternyat itu adalah bagian dari sebuah jebakan. Pangeran Diponegoro ditangkap dan kemudain diasingkan ke manado sampai wafatnya pada 8 januari 1855.

Dalam beberapa ulasan tentang biografi Pangeran Diponegoro, menyebutkan bahwa Perang diponegoro memberikan dampak kerugian yang cukup besar bagi Belanda. Belanda menelan kerugian sebesar 20 juta gulden dan ada sekitar 15.000 tentara balanda yang tewas.

Perang Diponegoro Jilid 2

Perang-Diponegoro-Jilid-2
fkai.org

Setelah Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap oleh pihak Belanda, perjuangan perang melawan Belanda dilanjutkan oleh para putranya, diantaranya ki sadewo atau yang dikenal dengan nama bagus singlon, diparanegara anom, diparaningrat dan pangeran joned.

Pada pertempuran melawan Belanda, ki sadewo dan pangeran joned wafat, sementara putra pangeran diponogoro yang lain diasingkan ke ambon. Sampai saat ini  keturunan dari pangeran diponogoro telah tersebar hampir diseluruh Indonesia, termasuk Sulawesi, Maluku dan jawa.

Penghargaan pada Pangeran Diponegoro

Penghargaan-pada-Pangeran-Diponegoro-1
uang-kuno.com

Ada banyak sekali penghargaan yang diberikan kepada Pangeran Diponegoro dengan bentuk yang bermacam-macam. Berikut beberapa penghargaan yang dibuat untuk mengenang pahlawan nasional yang satu ini.

  • Gambar mata uang pecahan 100, 00 yang diterbitkan tahun 1952
  • Gambar mata uang pecahan 1000, 00 yang ditebitkan tahun 1975
  • Diangkat sebagai pahlawan nasional pada tahun 1973
  • Babad diponegoro mendapatkan pengahargaan dari UNESCO pada tahun 2013
  • Nama Pangeran Diponegoro banyak dijadikan sebagai nama jalan, gedung bahkan perguruan tinggi.

Periode Penting Perjalanan Hidup Pangeran Diponegoro

pangeran-diponegoro
wikipedia.org
  • 11 November 1785 hari lahirnya Raden Mas Ontowiryo atau Pangeran Diponegoro.
  • Mei 1825 pemerintah Belanda memasang patok di makam leluhur Pangeran Diponegoro
  • 20 Juli 1825 rumah pangeran diponogor dikepung oleh pasukan Belanda
  • 1827 pasukan Pangeran Diponegoro berhasil dikepung dnegan sistem beteng
  • 1829 kyai mojo wafat dalam pertempuran melawan Belanda
  • 28 Maret 1830 pangeran diponogoro ditangkap di Magelang.
  • 5 april 1830 berangkat ke Batavia menggunakan kapal pollux oleh pasukan Belanda.
  • 11 april 1830 sampai di Batavia dan menunggu keputusan dari gubernur Belanda.
  • 30 april 1830 keputusan dari gubernur jendar van den bosch untuk mengasingkan pangeran diponogoro berserta keluarga ke manado.
  • 3 Mei 1830 pemberangkatan rombongan pangeran diponogoro ke manado dnegan kapal pollux
  • 8 januari 1855 Pangeran Diponergoro meninggal dunia.

Demikian pembahasan mengenai biografi Pangeran Diponegoro mulai dari silsilah keluarga sampai periode setelah wafatnya beliau. Banyak jasa yang telah diberikan bagi bangsa ini sehingga namanya masih selalu dikenang sampai sekarang.

Sumber : alhadiibrahim.com

Leave a Reply