hancaraka jawa

√ Arti dan Makna Huruf Hanacaraka (Lengkap)

Huruf hanacaraka dalam filsafat aksara atau carakan jawa kuno yakni hanacaraka atau kaganga dalam sunda buhun memiliki arti mengingatkan suatu kisah yang mempunyai arti dan makna yang sangat dalam sekali.

Yang akan membuat rasa tunduk dan takwa kita menjadi lebih dalam kepada Tuhan sang maha pencipta.

Sejarah Hanacaraka

hanacaraka

sumber : parapsikologi.co.id

Di ceritakan dalam kisah Ajisaka huruf HANACARAKA  itu ada 20 yang teridiri Hanacaraka, datasawala, padajayanya, maghabatanga yang memiliki arti yang berbeda-beda di setiap kalimatnya.

HANACARAKA memiliki arti seorang yang mengabdi dan hendak mengembara namun di tengah jalan keduanya berpisah.

Dan sebelum berpisah ada seorang abdi yang berpesan untuk menjada benda pusakanya yaitu keris, dan mewanti-wanti agar ditak menyerahkan keris itu kesiapapun terkecualii degan dirinya sendiri. Yang di maksud disini adalah Ajisaka.

Berpuluh-puluh tahun dia mengembara di negeri lain, seketika Ajisaka teringat kembali akan benda pusaka yang ia tinggalkan di tempat kelahiranya.

Maka dengan segera ia langsung mengutus seorang abdinya yang sangat setia kepadanya untuk mengambil benda pusaka itu ke tanah leluhurnya.

Namun Ajisaka memberikan sebuah mandat jika kamu ingin kembali kesini bawalah keris itu kehadapan saya, namun jika kamu tidak membawanya jangan sekali-kali kamu kembali kehadapanku.

Namun hal yang sanat disayangkan kedua abdi yang sangat setia itu akhirnya harus berkelahi hingga keduanya tewas akibat perkelahian itu. Hanya karena adanya miskomunikasi diantara keduanya. Padahal keduanya memegang amanah yang sama yaitu memegang teguh amanat sang pemimpin.

Sehingga kisah itu di abadikan dalam sebuah aksara jawa HANACARAKA dengan tulisan sebagai beritkut:

“HA NA CA RA KA” memiliki arti tentang dua abdi ajisaka yang sangat setia kepadanya.

“DA TA SA WA LA” memiliki arti dua abdi dari ajisaka terlibat sebuah perkelahian besar

“PA DA JA YA NYA” memiliki arti kekuatan kedua abdi sama-sama kuat dan tak terkalahkan

“MA GA BA THA NG” memiliki arti kematian diantara kedua abdi ajisaka.

Namun menurut ki Sarodjo menuliskan arti atau makna dari huruf jawa HANACARAKA yang berbeda yaitu :

“HA NA CA RA KA” yang berarti “utusan hidup”, maksudnya disini yaitu utusan hidup yang berupa nafas. Yang memiliki tiga unsur yaitu tuhan, manusia dan kewajiban manusia untuk bersyukur kepada sang pencipta.

“DA TA SA WA LA” yang berarti “ manusia yang telah di ciptakan sampai dengan saatnya tiba “saatnya (dipanggil)” dan kita tidak bisa menghindarinya “mengelak” apa yang telah di tentukan. Harus bersedia melaksakan, menerima dan menjalankan kehendak sang penctipta.

“PA DA JA YA NYA” yang berarti bersatunya zat yang memberi kehidupan (ilahi) dengan yang diberikan hidup yaitu makhluk atau manusia. arti dari padha memiliki arti yang sama atau sesuai, cocok, pas. Jaya memiliki arti menang atau unggul.

“MA GA BA THA NG” yang berarti menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala laranganya yang di maksud disini yaitu perintan dan larangan dari allah swt.

Dan manusia harus berserah diri kepadanya, terima akan takdirnya, walaupun manusia diberikan hak untuk mewiradat, dan mencoba berusaha untuk mencegahnya.

Baca juga » Cara Cepat Belajar Bahasa Jawa

Arti dan Makna dari Huruf Hanacaraka

arti dan makna huruf hanacaraka

Sumber : islamindonesia.id

  • Hurf “HA” berarti hidup, sebab pada hakikatnya hidup itu ada karena ada ayang menghidupi atau memeri kehidupan.Hidup itu adalah sendirian dalam arti abadi atau langeng tidak terkena kematian dalam menghadapi segala keadaan. Hidup tersebut terdiri atas empat unsur yaitu : api, angin, bumi, dan air.
  • Huruf “NA” naberari atau nur yakni cahaya dari tuhan yme dan terletak pada sifat manusia dimana manusai hanya bisa mengharapkan segala sesuatunya kepada sinar illahi.
  • Huruf “CA” berarti cahaya, arti cahaya disini memang sama sperti cahaya yang telah di sebutkan diatas. Yakni salah satu sifat tuhan yang ada pada manusia, kita juga telah mengetahui sifat tuhan dan sifat-sifat tersebut ada pada yang di limpahkan tuhan kepada manusia.Untuk mengarahkan arah dan tujuan kejalan yang benar. Karena tuhanpun menghendaki agar manusia itu mempunyai sifat yang baik.
  • Huruf “RA” berarti roh, yaitu roh tuhan yang ada pada diri manusia yang akan menimbulkan rasa cinta dan kasih yang abadi.
  • Huruf “KA” berarti berkumpul, yakni berkumpulnya tuhan yang juga terletak pada sifat manusia yang akan mengarahkan hasrat untuk menuju kemakmumaran.
  • Huruf “DA” berarti zat, iyalah zatnya tuhan yme yang terletak pada sifat manusia agar kita lebih bisa menerima kenyataan kehidupan.
  • Huruf “TA” berarti tes atau testes yaitu tetes tuhan yang berada pada manusia.
  • Huruf “SA” berarti satu dalam hal ini huruf SA tersebut telahnyata mennunjukan bahwa tuhan kita hanya ada satu. Jadi tidak yang dapat menyamai tuhan.
  • Huruf “wa” berarti wujud atau bentuk, dalam arti ini menyatakan bahwa wujud atau bentuk tuhan itu ada dalam manusia setelah bertapa kurang lebih sembilan bulan dalam kandungan yang dilahirkan dalam wujud diri.

Baca juga » Cara belajar Bahasa Jepang Dasar

  • Huhruf ”LA” berarti langeng atau abadi, LA yang mengandung arti langeng ini juga nyata menunjukan hanya tuhan yme sendirian yang didunia ini. Berarti abadi pula untuk selama-lamanya.
  • Huruf “PA”  berarti papan atau tempat, yaitu papan tuhan yme lah yang memenuhi alam jagad raya ini.
  • Huruf “DHA” berarti dhau, yaitu perintah-printah tuhan yme inilah yang terletak dalam diri dan besarnya adam manusia yang utama.
  • Huruf “JA” berarti jasad atau badan, jasad tuhan yme itu terletak pada sifat-sifat manusia yang utama.
  • Huruf “YA” berarti dhau, dhau disini mempunyai lain artinya dengan dhau di atas karena dhau berarti selalu menyaksikan kehendak manusia. baik yang berbuat baik maupun yang jelek yang selalu mengunakan kata-katanya.
  • Huruf “NYA” berarti pasrah atau menyerahkan, jelasnya tuhan yme dengan ikhlas menyerahkan semua yang telah tersedia di dunia ini.
  • Huruf “MA” berarti marga atau jalan, tuhan yme telah memberikan jalan kepada manusia yang berbuat baik maupun jelek.
  • Huruf “GA” berarti ghaib, ghaib dari tuhan yme inilah yang terletak pada sifat manusia.
  • Huruf “BA” berarti kabar, yaitu kabarnya manusia dari ghaibnya tuhan yme.
  • Huruf “THA” berarti tukul atau tumbuh, tumbuh atau adanya ghaib adalah dari kehendak tuhan yme. Dapat pula di katakan ghaib adalah jalan jauh tanpa batas, dekat namun tidak dapat untuk disentuh. Seperti halnya cahaya yang terang tidak bisa diraba ataupun di sentuh, dan harus kita akui bahwa besarnya ghaib itu adalah seperti debu atau terpandang.
  • Huruf “NGA” berarti ngalam yang bersinar terang, ghaib tuha yme yang mengadakan adanya sinar yang terang di alam semesta ini.

Baca juga » Cara Cepat Belajar Bahasa Bali

Demikialah huruf jawa yang ada 20 itu, dan ternyata tanpa kita ketahui arti dan makna dari huruf hanacaraka dapat di gunakan sabagai lambang dan dapat di artikan sesuai dengan sifat tuhan sendiri. Karena memang seperti yang telah di uraikan sebelumnya.

Bahwa jawa yang mengunakan huruf jawa itupun merupakan sabda dari tuhan yme. Huruf atau carakan jawa yakni HANACARAKA merupakan sabda pangandinganipun dari tuhan yme di tanah jawa.

Leave a Reply