20 Jenis Kayu di Indoensia dan Karakteristiknya (yang Wajib kita Ketahui)

Jenis Kayu dan Karakteristiknya – Kayu merupakan salah satu bentuk olahan kekayaan alam yang ada di negeri kita, namun perlu anda ketahui bahwa kayu memiliki jenis dan karakteristiknya yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya mungkin seiring kali dijadikan sebagai bahan baku dari furniture minimalis dan juga dekorasi hunian.

Contohnya saja meja makan yang terbuat dari kayu yang bertujuan agar lebih tahan lama. Nah pada kesempatan kali ini kami akan sedikit membantu anda untuk mengenal jenis kayu berdasarkan tingkat ketahanan, warna, serta karakteristiknya dari kayu tersebut.

Jenis Kayu Jati

kayu-jati
sumber : harga.today

Kayu jati sering di anggap sebagai kayu yang mempunyai serat dan tekstur yang paling indah di antara kayu yang lainya. Ciri-ciri dari kayu jati ialah stabil, kuat dan juga tahan lama. Sehingga kayu ini menjadi pilihan yang utama sebagai bahan binaan walaupun harga kayu jati sangatlah mahal.

Selain kualitasnya kayu jati juga sudah sangat terkenal di dunia internasioan karena keindahanya. Kayu jati juga terbukti tahan terhadap cuaca, suhu, jamur dan serangga. Kategori pengkelasan kayu jati yaitu kayu keras dan beras (Gred A)

Jenis Kayu Merbau

kayu merbau
Sumber : rajawaliparket.com

Kayu merbau juga merupakan salah satu jenis kayu yang keras dan juga stabil. Kayu ini uga tahan terhadap serangan serangan. Warnanya yang khas dari kayu ini yaitu coklat kemerah-merahan dan disertai warna kuning. Merbabu memiliki tekstur serat yang bergaris terputus-putus.

Kategori pengkelasan kayu merbabu ialah kayu keras dan berat (Gred A)

Jenis Kayu Meranti

kayu meranti
Sumber : waterbasecoating.com

Kayu meranti merah termasuk salah satu jenis kayu yang keras, warnanya yang merah muda, tua hingga merah muda pucat, namun tidak sepucat meranti putih.

Bertekstur tidak terlalu halus, dan juga kayu merantik tidak tahan terhadap cuaca. Pohon meranti ini sendiri banyak ditemui di hutan pulau kalimantan. Kategori pengkelasan dari kayu meranti ialah keras dan ringan (Gred C).

Jenis Kayu Chengal

Kayu chengal
Sumber : rb-jualkayu.blogspot.com

Pokok cengal adalah sejenis pokok kayu keras yang sangat populer, biasanya terdapat di kawasan Semenanjung, Singapura dan juga selatan thailand.

Kayu ini merupakan kayu yang berkualitis serta sejenis pokok menghasilkan buah yang mempunyai sepasang sayap serta mengeluarkan resin atau damar. Kayu ini memiliki karakter kayu yang tahan pada serangan anai-anai.

Kayu cengal adalah kayu kerasa yang tahan lama dan mempunyai ketumpatan antara 915 hingga 980 kg/m3.  Kategori pengkelasan kayu cengal ialah kayu keras dan berat (Gred A)

Jenis Kayu Kapur

kayu kapur
Sumber : beritalingkungan.com

Kayu kapur tumbuh di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Ketumpatan kayu kapur ini ialah 791 kg/m3. Permukaan kayu teras berwarna merah, merah kecoklatan atau merah kelabu.

Tekstur dari kayu ini agak sedikit kasar dan merata dengan serat yang lurus. Kategori pengkelasan dari kayu kapur ialah keras dan sederhana berat ( Gred B).

Jenis Kayu Mahoni

kayu mahoni
Sumber : putrajatijepara.com

Kayu mahoni ini banyak sekali kita temui di Indonesia khususnya untuk kepulaun jawa. Kayu mahoni juga bisa menjadi salah satu alternatif lain dari kayu jati, karena selain proses panenya yang lebih singkat, harga dari kau inipun relatif lebih murah di bandingkan kayu jati.

Namun kekurangan dari kayu ini ialah tidak tahan terhadap rayap. Kayu ini memiliki warna yang cenderung merah hingga merah muda. Kayunya bertekstur sangat halus,tidak terlalu keras, sehingga mudah untuk dipotong dan dibentuk.

Jenis Kayu Sonokeling

kayu sonokeling
Sumber : lifestyle.okezone.com

Kayu soko keling memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kayu pada umumnya, karena kayu ini memiliki warna hitam keunguan serta teksturnya yang sangat indah dan lembut. Dengan harga yang berbeda sangat jauh dibandingkan kayu jati.

Kayu ini juga menjadi salah satu alternatif selanjutnya. karakter dari kayu ini ialah tahan lama dan juga anti rayap. Sehingga kayu ini sangat recommended banget untuk anda yang lebih mementingkan keindahan kayu namun memilki uang yang terbatas.

Jenis Kayu Mindi

kayu mindi
Sumber : dekoruma.com

Selain harganya yang sangat murah, kayu mindi juga merupakan salah satu jenis kayu yang memiliki tingkat ketahanan yang cukup kuat, atau bisa dibilang setara dengan kayu mahoni.

Karakter dari kayu ini ialah tidak terlalu kuat terhadap rayap dan juga serangga, namun kayu ini bisa anda manfaatkan sebagai produk-produk olahan kayu seperti veneer, blockboard dan pulp. kayu ini identik memiliki warna merah hingga coklat muda, danjuga memiliki serat yang lurus.

Jenis Kayu Pinus

kayu pinus
Sumber : dekoruma.com

Karena harganya yang murah, Kayu pinus kerap sekali digunakan untuk dijadikan sebagai bahan baku dari furniture yang minimalis.

Tekstur dan seratnya yang tergolong halus kemudian warna yang cenderung lebih terang, membuat kayu pinus ini sangat pas sekali digunakan untuk membuat furniture dalam ruangan.

Sayanganya kayu ini sangat rentang sekali terhadap cuaca, suhu, jamur, serangga dan juga mudah lapuk. Sehingga sangat tidak cocok untuk di jadikan bahan furniture yang outdoor.

Jenis Kayu Sungkai

kayu sungkai
Sumber : tokopedia.com

Kayu sungkai merupakan salah satu jenis kayu yang namanya cukup familiar di Indonesia. Maklum saja, karena kayu ini memiliki kualitas yang sesuai standard pertukangan, walaupun tidak bisa dibandingkan dengan kayu jati atau kayu sono keling.

Namun karakter dari kayu ini sangatlah keras dan juga kering sehingga sangat rentan untuk terjadinya keretakan, selain itu kekuatan dari kayu inipun tidak tahan lama. Keunikan dari kayu ini yaitu memiliki kombinasi warna putih dan kuning yang sangat indahm serta teksturnya agak sedikit kasar.

Namun walaupun coraknya yang cukup menawan, pengkelasan kayu sungkai ini termasuk kayu kelas kuat II dan III dan keawetanya kelas II dan III (Gred B).

Jenis Kayu Gaharu

Kayu-Gaharu
Sumber : dekoruma.com

Kayu gaharu merupakan salah satu jenis kayu asli Indonesia yang saat ini sangat populer untuk di jadikan sebagai aksesoris, dekor interior, serta berbagai kerajinan lainya.

Selain memiliki aromanya yang khas saat di potong, kayu gaharu juga mempunyai ciri dan karakteristiknya yang khas pula, yaitu pada pohonya memiliki kualitas yang sangat baik.

Kayu gaharu yang berkualitas rendah pada bagian gubal akan memilki warna kecoklatan serta aroma yang dihasilkan akan sangat berbeda dengan kayu gaharu yang berkualitas baik atau tingi.

Jenis Kayu Ular

kayu ular
kayu-ular-papua.business.site

Kayu ular bisa kita temukan hanya di ketinggian 100-300 meter di daerah pegunungan papua. Pohon ini biasanya memilki diameter yang sangat besar bisa mencapai 30 cm. Namun selain di daerah pegunungan kayu ular juga bisa ditemukan di daerah sekitar pantai.

Selain kayunya yang kering, kayu ular juga sangat banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan dan sering di jadikan sebagai bahan pengobatan alami.

Jenis Kayu Albasia

kayu albasia
Sumber : hargamterial.id

Kayu albasia atau biasa kita kenal dengan kayu sengon ini meruapkan salah satu kayu asli indonesia dan biasanya tumbuh di daerah-daerah yang tropis. Dan biasanya kayu ini sering dijual di toko material dalam bentuk papan atau kaso.

Karakteristik dari kayu ini ialah memiliki tekstur yang sangat lunak, berbulu, berpori-pori besar dan sangat mudah patah, sehingg jenis kayu ini sangat sulit untuk langsung di finishing atau dijadikan material pembuatan.

Namun pada realitanya kayu yang sangat mudah di olah ini banyak sekali digunakan sebagai bahan pembuatan kayu olahan seperti triplex dan blockboard, pensil, stick es krim, korek api dan juga bahan baku dari kertas.

Jenis Kayu Cendana

Kayu-Cendana
Sumber : dekoruma.com

Kayu cendana merupakan salah satu pohon yang bisa menghasilkan minyak karen memiliki bau yang sangat wangi. Sehingga kayu ini kerap sekali di gunakan sebagai bahan rempah-rempah, dupa, aromaterapi, parfum, serta sangkur keris (warangka).

pohon cenda bukanlah kayu yang memiliki ketinggian pada umumnya, pohonya hanya bisa tumbuh hingga 15 meter dengan diameter batang hanya 30 cm saja, sehingga pohon in tergolong sulit untuk dibudidayakan dan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa memanenya.

Kayu cendana juga meruapakan kayu yang memiliki kualitas baik dan kokoh untuk dijadikan sebagai bahan baku furniture dan memiliki nila jual yang sangat tinggi baik itu didalam negeri maupun diluar negeri.

Jenis Kayu Ulin

kayu ulin
Sumber : tokopedia.com

Kayu ulin meruapakan kayu asli Indonesia yang berasal dari Kalimantan dan Sumatra bagian selatan, dan kayu ini merupakan kayu yang dapat di jadikan sebagai bahan material dari pembuatan kapal.

Karakter dari kayu ini yaitu tahan terhadap perubahan suhu, kelembaban cuaca, dan tidak di mudah makan rayap. Kayu ulin juga kerap dimanfaatkan untuk bahan bahan konstruksi.

Katefori pengkelasan kayu ulin ini termasuk kelas kuat dan kelas awet (Gred A) dengan berat jenis 1,04.

Kayu Eboni

kayu eboni
Sumber : dekoruma.com

Kayu eboni memiliki nama latin Diospyros Celebic, kayu jenis eboni ini kini sudah tergolong cukup langka. Perpaduan gradiant warn yang sangat unik yaitu hitam dan coklat dengan urat yang sangat lurus.

Selain itu kayu ini juga kerap dijadikan sebagai bahan baku dari pembuatan gitar, piano hingga biola karena kayu ini memiliki warna yang sangat indah dan juga urat yang sangat eksotis. Karena memiliki kualitas yang baik, kayu ini sempat menjadi buruan bangsa Jepang, Eropa, dan Amerika pada tahun 1973.

Kayu Trembesi

kayu trembesi
Sumber : antiserangga.com

Pohon trombosi merupakan salah satu jenis dari sekian banyak pohon yang mampu menyerap hingga 28,5 ton gas CO2.  Selain itu kayu trembesi juga memiliki urat kayu yang sangat indah dan menawan sehingga, kayu ini semakin di gemari oleh pasar-pasar lokal dan Asia untuk dijadikan sebagai bahan baku furniture dan juga kerjinan kayu seperti patung hingga ukiran.

Kayu trombosi juga kerap digunakan sebagai bahan baku furniture indoor yang tebal dan lebar hingga 1,5 meter, hal ini di sebabkan kayu ini memiliki kekuatan kepadatan density  yang tidak tahan terhadap cuaca, dan mudah terserang rayap karena menghasilkan minyak, sehingga tidak pas untuk dijadikan furniture outdoor.

Kayu Bangkirai

kayu bingkirai
Sumber : dekoruma.com

Kayu bangkirai sangat terkenal karena memiliki kekuatan, keawetan serta keunikan pada serat dan warnanya. Ikatan antara serat yang kuat dan mudah untuk di olah, sehingga kayu ini kerap di jadikan sebagai bahan baku furniture, dan juga decking.

Kayu ini memiliki warna kuning kecoklatan dan juga teksturnya yang sangat kuat dan keras. Kayu ini sempat buming didunia perkayuan dengan tingkat pengkelasan kelas I hingga kelas III dan kelas kuat I dan II (Gred A), dengan berat rata-rata 0,91.

Kayu Kamper

kayu kamper
Sumber : dekoruma.com

Kayu kamper memiliki nama latin Cinnamomum Camphora, dahulu kayu ini kerap sekali di jadikan sebagai kapur barus yang dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan yang membuat Sumatera menjadi terkenal.

Karakter memiliki karakter yang tahan terhadap cuaca, suhu mapun hama sehinga kayu ini sekarang sudah mulai diminati banyak orang. Kayu ini memilki warna coklat muda hingga coklat tua kemerahan dan sekilar hampir mirip dengan kayu mahoni.

Namun kayu kamper yang bagus adalah kayu kemper yang berasal dari samarinda yang memilki serat yang halus dan juga lurus di bandingkan dengan daerah lain. Kategori pengkelasan kayu kamper ini yaitu kayu berkelas awet II, III dengan kualitas kekuatan I dan II (Gred A).

Kayu Kelapa

kayu kelapa
Sumber : antiserangga.com

Kayu kelapa ini sudah hampir setiap orang mengenalnya dan bahkan  sudah sangat terkenal di berbagai belahan dunia yang digunakan sebagai material berbagai keperluan seperti kerajinan, dan juga furniture. Karena pohon kelapa bersifat bisa hidup dimana saja.

Kayu ini memiliki corak yang sangat khas yaitu seratnya yang lurus dan pendek-pendek sehingga sekilas terlihat memiliki goresan-goresan. Dan kayu ini memiliki perpaduan warna coklat tua dan coklat muda yang sangat kontras.

Karakterisitik dari kayu ini tergolong kayu yang keras dan tahan lama. Pengkelasan kayu kelapa ini yaitu kelas kuat II dan III (Gred B) denga berat 0.5 hingga 0,9 tergantung umur dari pohon tesebut.

Selain berbagai jenis kayu yang sudah kita ketahui diatas, Indonesia juga memiliki banyak sekali jenis kayu endemik dan kayu-kayu lainya yang memiliki kualitas yang tinggi.

Yang harus selalu kita jaga keberlangsungan supplynya dan juga dapat kita manfaatkan untuk berkarya. maka dari itu, mari kita junjung tinggi ilmu pengetahuan dan skill yang kita miliki dalam memahami jenis kayu dan karakteristiknya.

Supaya kita dapat menghasilakan nilai plus dari berbagai jenis kayu yang sudah disediakan secara alami seperti kayu ini. Semoga bermanfaat.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *